Sabtu, 15 Oktober 2011

LANDASAN EKONOMI PENDIDIKAN


I. PENGERTIAN LANDASAN EKONOMI
Ekonomi adalah sistem aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga.
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.
Landasan ekonomi adalah suatu hal yang membahas peran ekonomi, fungsi adalah suatu hal yang membahas  peran ekonomi, fungsi produksi , efisiensi, dan efektivitas biaya dalam pendidikan. Ekonomi merupkan salah satu faktor yang cukup berpengaruh dalam mengembangkan pendidikan.

II. HUBUNGAN EKONOMI DENGAN PENDIDIKAN
Manusia merupakan faktor produksi aktif yang dapat mengakumulasi modal, mengolah dan memanfaatkan sumber daya alam, membangun organisasi sosial, ekonomi dan politik. Dalam banyak literature ekonomi, faktor modal dan kemajuan teknologi sering disebut sebagai faktor yang paling berperan dalam pertumbuhan ekonomi. Namun keberadaan kedua faktor tersebut tidak akan banyak berguna kalau tidak ditunjang oleh fktor lain, yaitu Sumber Daya Manusia (SDM). SDM merupakan asset utama sebuah negara , karena merupakan pelaku kegiatan ekonomi, politik, dansebagainya. Instrumen utama untuk membangun sumber daya tersebut adalah peningkatan  kualitas program pendidikan nasional.


A.    Peran Ekonomi dalam Pendidikan

Globalisasi ekonomi yang melanda dunia, otomatis mempengaruhi hampir semua negara di dunia, termasuk Indonesia. Alasannya sederhana, yaitu karena takut digulung dan dihempaskan oleh gelombang globalisasi ekonomi dunia.
Perkembangan ekonomi makro berpengaruh pula dalam bidang pendidikan. Cukup banyak orang kaya sudah mau secara sukarela menjadi bapak angkat agar anak-anak dari orang tidak mampu bisa bersekolah. Perkembangan lain yang menggembirakan di bidang pendidikan adalah terlaksananya sisten ganda dalam pendidikan. Sistem ini bisa berlangsung pada sejumlah pendidikan, yaitu kerja sama antara sekolah dengan pihak usahawan dalam proses belajar mengajar para siswa adalah berkat kesadaran para pemimpin perusahaan atau industri akan pentingnya pendidikan.
Implikasi lain dari keberhasilan pembangunan ekonomi secara makro adalah munculnya sejumlah sekolah unggul. Inti tujuan pendidikan ini adalah membentuk mental yang positif atau cinta terhadap prestasi, cara kerja dan hasil kerja yang sempurna. Tidak menolak pekerjaan kasar, menyadari akan kehidupan yang kurang beruntung dan mampu hidup dalam keadaan apapun.

B. Fungsi Produksi dalam Pendidikan
Fungsi produksi adalah hubungan antara output dengan input. Fungsi produksi dalam pendidikan ini bersumber dari buku Thomas (tt.), yang membagi fungsi produksi menjadi tiga macam, yaitu (1) Fungsi produksi administrator, (2) fungsi produksi psikologi, (3) fungsi produksi ekonomi.

1. Fungsi Produksi Administrator

Pada fungsi produksi administrator yang dipandang input adalah segala sesuatu yang menjadi wahana dan proses pendidikan. Input yang dimaksud adalah ;
·         Prasarana dan sarana belajar, termasuk ruangan kelas.
·         Perlengkapan belajar, media, dan alat peraga baik di dalam kelas maupun di laboratorium, yang juga dihitung harganya dalam bentuk uang.
·         Buku-buku dan bentuk material lainnya seperti film, disket dan sebagainya.
·         Barang-barang habis pakai seperti zat-zat kimia di laboratorium, kapur, kertas, alat tulis.
·         Waktu guru bekerja dan personalia lainnya yang dipakai dalam memproses peserta didik.

Sementara itu yang dimaksud dengan Output dalam fungsi produksi ini adalah berbagai bentuk layanan dalam memproses peserta didik. Lembaga pendidikan yang baik akan memungkinkan sama atau lebih kecil daripada harga output.

2. Fungsi Produksi psikologi
Input pada fungsi produksi ini adalah sama dengan input fungsi produksi administrator. Output fungsi produksi psikologi adalah semua hasil belajar siswa yang mencakup :
·         Peningkatan kepribadian
·         Pengarahan dan pembentukan sikap
·         Penguatan kemauan
·         Peningkatan estetika
·         Penambahan pengetahuan, ilmu dan teknologi
·         Penajaman pikiran
·         Peningkatan keterampilan

Namun menghitung harga output pada fungsi produksi psikologi ini tidaklah mudah. Sebab tidak mudah mengkuantitatifkan dan menguangkan aspek-aspek psikologi.
Suatu lembaga pendidikan dipandang berhasil dari segi fungsi produksi psikologi, kalau harga inputnya sama atau lebih kecil daripada harga outputnya.

3. Fungsi Produksi Ekonomi
Input fungsi produksi ini adalah sebagai berikut :
·         Semua biaya pendidikan seperti pada input fungsi produksi administrator.
·         Semua uang yang dikeluarkan secara pribadi untuk keperluan pendidikan seperti uang saku, transportasi, membeli buku, alat-alat tulis dan sebagainya selama masa belajar atau kuliah.
·         Uang yang mungkin diperoleh lewat bekerja selama belajar atau kuliah, tetapi tidak didapat sebab waktu tersebut dipakai untuk belajar atau kuliah.
Sementara itu yang menjadi outputnya adalah tambahan penghasilan peserta didik kalau sudah tamat atau bekerja, manakala orang ini sudah bekerja sebelum belajar atau kuliah.
Fungsi produksi ekonomi ini bertalian erat dengan marketing di dunia pendidikan. Marketing adalah analisis, perencanaan, implementasi dan pengawasan untuk memberikan perubahan nilai, dengan target pasar sebagai tujuan lembaga pendidikan. Marketing mencakup:
1.      Mendesain penawaran.
2.      Menentukan kebutuhan atau keinginan pasar dalam hal ini calon peserta didik
3.      Menentukan harga efektif, mengadakan komunikasi, distribusi dan meningkatkan motivasi serta layanan.

C. Ekonomi Pendidikan
Sebagai tempat pembinaan, pendidikan tidak memandang ekonomi sebagai pemeran utama seperti halnya bisnis. Ekonomi hanya sebagai pemegan peran yang cukup menentukan. Ada hal lain yang lebih menentukan hidup matinya dan maju mundurnya suatu lembaga pendidikan dibandingkan dengan ekonomi, yaitu dedikasi, keahlian, dan keterampilan pengelola dan guru-gurunya.
Fungsi ekonomi dalam dunia pendidikan adalah untuk menunjang kelancaran proses pendidikan. Bukan merupakan modal untuk dikembangkan, bukan untuk mendapatkan keuntungan. Dengan demikian kegunaan ekonomi dalam pendidikan terbatas dalam hal-hal berikut :
·         Untuk membeli keperluan pendidikan yang tidak dapat dibuat sendiri atau bersama para siswa, orang tua, masyarakat, atau yang tidak bisa dipinjam dan ditemukan di lapangan, seperti prasarana, sarana, media, alat belajar/peraga, barang habis pakai, materi pelajaran.
·         Membiayai segala perlengkapan gedung seperti air, listrik, telepon, televisi dan radio.
·         Membayar jasa segala kegiatan pendidikan seperti pertemuan-pertemuan, perayaan-perayaan, panitia-panitia, darmawisata, pertemuan ilmiah dan sebagainya.
·         Untuk materi pelajaran pendidikan ekonomi sederhana, agar bisa mengembangkan individu yang berperilaku ekonomi, seperti hidup hemat, bersikap efisien, memiliki keterampilan produktif, memiliki etos kerja, mengerti prinsip-prinsip ekonomi.
·         Untuk memenuhi kebutuhan dasar dan keamanan para personalia pendidikan
·         Meningkatkan motivasi kerja
·         Membuat para personalia pendidikan lebih bergairah bekerja.

D. Efisiensi dan Efektivitas Dana Pendidikan

Yang dimaksud dengan efisiensi dalam menggunakan dana pendidikan adalah penggunaan dana yang harganya sesuai atau lebih kecil daripada produksi dan layanan pendidikan yang telah direncanakan. Sementara itu yang dimaksud dengan penggunaan dana pendidikan secara efektif adalah bila dengan dana tersebut tujuan pendidikan yang telah direncanakan bisa dicapai dengan relatif sempurna.
Mengapa pemerintah memandang perlu meningkatkan efisiensi pendidikan? Pertama adalah dana pendidikan sangat terbatas dan kedua, seperti halnya dengan departemen-departemen lain, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan mengalami banyak kebocoran dana. Untuk memanfaatkan dana yang sudah kecil ini secara optimal sangat diperlukan efisiensi dalam penggunaannya.

Yang dilihat dalam menentukan tingkat efisiensi pendidikan adalah :
·         Penggunaan uang yang sudah dialokasikan untuk masing-masing kegiatan
·         Proses pada setiap kegiatan.
·         Hasil masing-masing kegiatan.

Carpenter (1972) mengemukakan prinsip umum menilai efektivitas sebagai berikut:

·         Menilai efektivitas adalah berkaitan dengan problem tujuan dan alat memproses input untuk menjadi output.
·         Sistem yang dibandingkan harus sama, kecuali alat pemrosesnya.
·         Mempertimbangkan semua output utama. Dalam pendidikan. Yang dikatakan output utama adalah jumlah siswa yang lulus.
·         Korelasi diharapkan bersifat kausalitas. Yaitu korelasi antara cara memproses dengan output harus bersifat kausalitas.

III. URUGENSI EKONOMI SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN
Pendidikan menjadikan sumber daya manusia lebih cepat mengerti dan siap dalam menghadapi perubahan di lingkungan kerja. Oleh karena itu, tidaklah heran apabila negara yang memiliki penduduk dengan tingkat pendidikan yang tinggi akan mempengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi yang pesat.
Pendidikan sebagai hak asasi individu anak bangsa telah diakui dalam UUD 1945 pasal 31 ayat 10 yang menyebutkan bahwa “Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Sedangkan ayat (3) menyatakan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dalam Undang-undang. Oleh sebab itu, seluruh komponen bangsa baik orangtua, masyarakat, maupun pemerintah bertanggungjawab mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan (UU RI No. 2 tahun 2003:37).
Sebagaimana diketahui bersama bahwa perkembangan pengetahuan manusia melalui proses pendidikan formal sangat penting bagi perkembangan ekonomi. Sehubungan dengan itu, semua usaha yang akan dicapa melalui proses pendidikan, terutama pendidikan formal ia senantiasa melibatkan aspek ekonomi. Pencapaian prestasi belajar maupun mengajar sangat ditunjang oleh kelengkapan sarana dan prasarana belajar sarana dan prasarana mengajar. Untuk melengkapi sarana dan prasarana tersebut haruslah dengan dana (uang/alat pembayaran sah), sehingga semakin banyak tujuan yang akan dicapai akan semakin banyak pula dibutuhkan ekonomi.
Dalam membangun pendidikan memang diperlukan dana besar dan diperlukan perhatian pemerintah terhadap kondisi pendidikan. Terutamama dengan mengubah anggaran pendidikan menjadi lebih besar.
Dalam UU Nomor 20/2003 tentang sistem pendidikan nasional disebutkan bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Bahkan warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus. Demikian pula warga negara di daerah terpencil atau terbelakang serta masyarakat adat yang terpencil berhak memperoleh pendidikan layanan khusus.
 Untuk memenuhi hak warga negara, pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib menjamin tersedianya dana guna terselenggaranya pendidikan bagi setiap warga negara yang berusia tujuh sampai dengan lima belas tahun.

Untuk mengejar ketertinggalan dunia pendidikan baik dari segi mutu dan alokasi anggaran pendidikan dibandingkan dengan negara lain, UUD 1945 mengamanatkan bahwa dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari APBN.
 Dengan kenaikan jumlah alokasi anggaran pendidikan diharapkan terjadi pembaharuan sistem pendidikan nasional yaitu dengan memperbaharui visi, misi, dan strategi pembangunan pendidikan nasional. Pendidikan nasional mempunyai visi terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.
Sesuai dengan visi tersebut, pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
 
Anggaran Pendidikan
 Sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 13/PUU-VI I 2008, pemerintah harus menyediakan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN dan APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Anggaran pendidikan adalah alokasi anggaran pada fungsi pendidikan yang dianggarkan melalui kementerian negara/lembaga dan alokasi anggaran pendidikan melalui transfer ke daerah, termasuk gaji pendidik, namun tidak termasuk anggaran pendidikan kedinasan, untuk membiayai penyelenggaraan pendidikan yang menjadi tanggung jawab pemerintah.
 Persentase anggaran pendidikan adalah perbandingan alokasi anggaran pendidikan terhadap total anggaran belanja negara. Sehingga anggaran pendidikan dalam UU Nomor 41/2008 tentang APBN 2009 adalah sebesar Rp 207.413.531.763.000,00 yang merupakan perbandingan alokasi anggaran pendidikan terhadap total anggaran belanja negara sebesar Rp 1.037.067.338.120.000,00.
 Pemenuhan anggaran pendidikan sebesar 20 persen tersebut disamping untuk memenuhi amanat Pasal 31 Ayat (a) UUD 1945, juga dalam rangka memenuhi Putusan Mahkamah Konstitusi tanggal 13 Agustus 2008 Nomor 13/PUU-VI I 2008. Menurut putusan Mahkamah Konstitusi, selambat-lambatnya dalam UU APBN Tahun Anggaran 2009, Pemerintah dan DPR harus telah memenuhi kewajiban konstitusionalnya untuk menyediakan anggaran sekurang-kurangnya 20 persen untuk pendidikan.
Selain itu, Pemerintah dan DPR memprioritaskan pengalokasian anggaran pendidikan 20 persen dari APBN Tahun Anggaran 2009 agar UU APBN Tahun Anggaran 2009 yang memuat anggaran pendidikan tersebut mempunyai kekuatan hukum yang mengikat dan sejalan dengan amanat UUD 1945.
Hal tersebut harus diwujudkan dengan sungguh-sungguh, agar Mahkamah Konstitusi tidak menyatakan bahwa keseluruhan APBN yang tercantum dalam UU APBN Tahun Anggaran 2009 tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat yang disebabkan oleh adanya bagian dari UU APBN, yaitu mengenai anggaran pendidikan, yang bertentangan dengan UUD 1945.
Sedangkan pengalokasian anggaran pendidikan meliputi alokasi yang melalui beIanja pemerintah pusat dan melalui transfer ke daerah. Untuk yang melaui belanja pemerintah pusat dialokasikan kepada Departemen Pendidikan Nasional, Departemen Agama dan dua belas Kementerian Negara/Lembaga lainnya (Departemen PU, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Perpustakaan Nasional, Departemen Keuangan, Departemen Pertanian, Departemen Perindustrian, Departemen ESDM, Departemen Perhubungan, Departemen Kesehatan, Departemen Kehutanan, Departemen Kelautan dan Perikanan, Badan Pertanahan Nasional, Badan Meteorologi dan Geofisika, Badan Tenaga Nuklir Nasional, Bagian Anggaran 69).

Sementara untuk yang melalui anggaran pendidikan melalui transfer ke daerah adalah DBH Pendidikan, DAK Pendidikan, DAU Pendidikan, Dana Tambahan DAU, dan Dana Otonomi Khusus Pendidikan.

Saat ini, meskipun harus diakui bahwa kebijakan pendidikan nasional telah menunjukkan beberapa perkembangan yang berarti, masih belum tumbuh secara maksimal kesadaran di masyarakat tentang pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang dan penentu terjadinya mobilitas sosial. Masih cukup besar pemahaman bahwa pendidikan hanya bisa dijalankan ketika perekonomian dan tingkat kesejahteraan sudah cukup maju. Meskipun pemahaman ini cukup rasional mengingat pendidikan membuhkan biaya yang tidak sedikit, tetapi tidak seharusnya melahirkan pemikiran bahwa pendidikan serupa dengan proses konsumerisasi yang hanya bisa dilakukan oleh kelompok masyarakat yang kuat secara ekonomi. Jika demikian, maka tidak akan pernah terjadi mobilitas vertikal naik dari kelompok ekonomi lemah. Padahal, pendidikanlah saluran utama bagi terjadinya mobilitas sosial tersebut. Masyarakat harus menyadari bahwa, pendidikan bukanlah “barang konsumsi” yang hanya bisa didapatkan oleh kelompok masyarakat ekonomi kuat, tetapi hak setiap warga negara yang harus diperoleh untuk membangun mobilitas sosial.
Survei kecil yang dilakukan oleh tim Ma’arif Online, misalnya, yang menyodorkan pernyataan “Masyarakat yang sejahtera secara ekonomi, kemungkinan besar akan mampu mengembangka pendidikan yang berkualitas” mendapatkan respons sebagai berikut:
1.      Sangat Tidak Setuju          : 1.82%
2.      Tidak Setuju                      : 1.82%
3.      Ragu-Ragu                        : 9.09%
4.      Setuju                                : 23.64%
5.      Sangat Setuju                    : 63.64%
  (N : 55)
Oleh sebab itu, selain memberikan fasilitas pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan para pejuang pendidikan, Pemerintah perlu menyusun strategi untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, sehingga pada akhirnya tumbuh kesadaran “kelas” yang merupakan modal berharga bagi terjadinya mobilitas sosial yang dinamis dan progresif.
Dari pemaparan diatas dapat diketahui bahwa alokasi anggaran pendidikan, terutama bagi pelaku pendidikan yaitu pendidik dan peserta didik memiliki julah yang signifikan. Dari anggaran 20% bagi sektor pendidikan tentunya sangat mendukung bagi peningkatan Sumber Daya manusia (SDM). Tentunya diperlukan adanya keseriusan dari pemarintah sebagai pemegang hak proposal budget untuk merealisasikan anggaran 20%.




 Made Pidarta,1997:288
 Wardiman Djojonegoro, 2007:1
 Ki Supriyoko, kompas,2000
Pengen puter Musik sambil baca liriknya???

Post to Twitter

MiniLyrics adalah sebuah software kecil yang menampilkan lirik ketika anda memutar lagu dari player di komputer.
Tahap penginstalan :
1. Download MiniLyrics
2. Install MiniLyrics
3. Buka player musik dan mainkan lagu favorite anda
4. Lirik lagu akan muncul secara otomatis
support :
- Aimp2
- Winamp
- Windows Media Player
- Real Player
- I Tunes
- Media Monkey
- Jet Audio
- Bs Player
- Xm Play
- VLC Media Player
- Foobar 2000
- Quintessential Player
- Silver Juke
- KM Player
- Yahoo Music Jukebox
- Media Jukebox
Untuk Download Klik Disini
Kumpulan Flash / swf Biologi Bisa anda Download Disini

Klik Here

doPDF7.2 pengubah PDF gratis

Program gratis. Ringan. Tanpa Nag

doPDF adalah pengubah PDF gratis untuk penggunaan perorangan dan komersil. Dengan menggunakan doPDF anda dapat membuat berkas PDF dengan memilih Perintah "Cetak" dari aplikasi virtual apa saja. Dengan sekali klik anda dapat mengubah dokumen Microsoft Excel, Word atau PowerPoint atau email dan website favorit anda ke dalam berkas PDF.

Ubah ke PDF

doPDF7.2 menginstal dengan sendirinya sebagai driver printer virtual sehingga setelah instalasi berhasil, akan muncul di daftar Printer dan Fax anda. Untuk mengubah ke PDF, anda hanya perlu mencetak dokumen ke doPDF, pengubah PDF gratis. Buka sebuah dokumen (dengan Microsoft Word, WordPad, NotePad atau piranti lunak lainnya), pilih Cetak dan pilih doPDF. Anda akan ditanya dimana anda ingin menyimpan berkas PDF dan ketika telah selesai, berkas PDF akan secara otomatis terbuka di viewer PDF default anda. Screenshot di bawah ini memperlihatkan betapa mudahnya untuk membuat berkas PDF dari Microsoft Word (word ke pdf):
Membuat berkas PDF dengan doPDF

Keuntungan utama menggunakan pengubah PDF gratis ini:
  • Gratis - pengubah PDF gratis untuk penggunaan komersil dan perorangan.
  • Mendukung 32-bit dan 64-bit - dapat diinstal pada sistem operasi 32-bit dan 64-bit.
  • Tanpa GhostScript - tidak memerlukan program pihak ketiga untuk mengerjakan berkas PDF seperti GhostScript atau runtime environment seperti .NET Framework. Ini menjadikan berkas setup menjadi sangat kecil dibandingkan dengan pengubah PDF gratis lainnya.
  • Resolusi yang bisa disesuaikan - anda dapat memilih resolusi dari 72 dpi sampai 2400 dpi.
  • Ukuran halaman yang dapat ditentukan terlebih dahulu/disesuaikan - pilih ukuran halaman default (Letter, Legal, A4, A5, A6, …) atau masukkan ukuran halaman sesuai dengan keinginan anda sendiri.
  • PDF yang dapat dicari - anda dapat mencari teks di dalam berkas PDF yang telah dibuat (dan mesin pencari juga akan membuat indeks teks dari berkas PDF).
  • Multibahasa - pilih bahasa bagi beragam pengguna dari 20 bahasa yang saat ini tersedia (kredit .)
  • Ambil peran anda dalam menyelamatkan planet - daripada menghabiskan kertas untuk mencetak dokumen anda, kenapa tidak membuat berkas PDF dan menyisakan beberapa pohon yang merupakan penyelamat planet kita?
  • Jarang menggunakan daya dari komputer - dibandingkan dengan pengubah PDF gratis lainnya, doPDF jarang menggunakan memori atau daya CPU ketika melakukan pengubahan ke PDF?
Download doPDF7.2

Klik disini

Macromedia Director

Adobe Director adalah perangkat yang dibuat oleh Macromedia dan sekarang merupakan bagian dari Adobe Systems. yang memperbolehkan pengguna untuk membangun perangkat lunak dalam film metaphor, yang digunakan pengguna untuk menjadi sutradara sebuah film. Awalnya dirancang untuk membuat animasi, penambahan bahasa scripting yang kuat yang disebut Lingo membuat pilihan populer untuk membuat CD-ROM dan kios mandiri dan konten web dengan menggunakan Adobe Shockwave. Adobe Director mendukung proyek-proyek multimedia baik 2D dan 3D.

Membandingkan Director dengan Flash

Perbedaan antara kedua produk telah menjadi banyak subjek diskusi, khususnya dalam komunitas pengembang Director. Extensibility adalah salah satu perbedaan utama antara keduanya, seperti beberapa dari berbagai macam codec yang dapat diimpor. Director cenderung menjadi lebih besar dari Flash, namun jejak yang telah menjadi bagian dari kelemahan. Hal ini memanifestasikan kelemahan ke mana-mana erosi Director sebagai pemimpin authoring tools, terutama di jendela kritis tahun 1998 - 2000. Jejak download plugin Shockwave Director secara signifikan lebih besar dari jejak download Shockwave Flash. Selain itu, bermitra dengan distributor Macromedia seperti Dell, Apple, dll untuk memiliki Flash plugin pra-instal pada mesin untuk pengguna, sehingga mereka tidak akan diminta untuk menginstal perangkat lunak tambahan. Pada titik waktu (1998-2000), akses internet broadband bukanlah norma untuk sebagian besar pengguna, dan perbedaan lima kali lipat dalam ukuran yang signifikan.

Macromedia Director adalah authoring multimedia terbukti alat untuk para profesional. Direktur menggabungkan media luas dukungan untuk tipe media, kemudahan penggunaan, kinerja tinggi, dan jauh dari lingkungan pengembangan dapat diperpanjang untuk memberikan konten yang kaya dan aplikasi untuk CD, DVD, kios, dan Internet. Direktur MX 2004 menawarkan fitur baru yang kuat, termasuk dua bahasa scripting, DVD-Video dukungan, cross-platform penerbitan, dan Flash MX 2004 integrasi.

Apa yang baru dalam versi ini:

    * Update ini meningkatkan stabilitas dan tersedia sebagai download gratis untuk pelanggan saat ini Direktur MX 2004.


iSpring

iSpring Free adalah software yang dapat digunakan untuk merubah file Powerpoint ke dalam bentuk Flash Movie. iSpring membuat soalah-olah persentasi yang kita buat,dibuat menggunakan flash. Software ini adalah free alias gratis untuk versi standart. Sedangkan yang versi Pro harus berbayar.
Fitur:
* easily distributable in Flash format which is used everywhere and is optimized for the web
* highly compatible regardless of viewers’ platforms and browsers
* accessible to the worldwide audience on the free SlideBoom online portal
* rapidly viewed as streaming Flash starts playback as soon as the first slide is loaded
* secure as .swf files are not easily pirated, accessed or changed

* 180 + efek animasi PowerPoint
* Semua PowerPoint slide transisi
* Hyperlink tindakan dan tombol
* Animasi dan hyperlink pada slide Masters
* Satu klik konversi
* Embedded audio dan video klip
* Sisipkan Flash fitur
* Baru memasukkan video YouTube
* Presentasi autostart kontrol
* Berbasis Flash player
Untuk mendownload,anda bisa menuju link dibawah ini:
Download

SwishMax 4 build 2010.11.02 Full With Patch

SwishMax 4 build 2010.11.02 Full With Patch | With SWiSH Max4 you can create Flash movies quickly and easily. SWiSH Max4 is packed with features that lets you make stunning interactive Flash animations. Here are some of the features that make SWiSH Max4 so powerful:

  • Multimedia Effects & Components
  • Advanced Flash design for the graphic artist or animation programmer. Full design control.
  • Project Templates and Wizard Panel for quick publish of included projects.
  • Bundled with over 380 built-in multimedia effects and a simple effects browser.
  • Built-in effects make creating animations quick and easy using your videos, text, images, graphics or sounds.
  • Effects can be applied to multiple objects.
  • Supports multiple overlapping soundtracks with multiple sound effects.
  • Choose from over 300 components and vector shapes, or add your own custom built components.
  • Create and distribute your own special effects and components.
  • Component Tool for fast and easy placement of common components.


SWiSH Max4 - The Ultimate Flash Creation Tool
  • Advanced Flash Creation Tool For The Graphic Artist Or Web Professional
  • Creates Stunning Flash Animations and Websites with Ease
  • Includes over 380 Preset Multimedia Effects
  • Includes over 300 Ready-to-use Components and Vector Shapes
  • Import Images, Graphics, Sound and Video from all popular formats
  • Export Presentations to Flash, Video, EXE, GIF Animation or Image Sequence
  • Powerful Scripting Language for Advanced Users
  • Tools to Control Motion and Shape, Draw Shapes, Edit Text and more
  • Project templates - Instant Results Using the Wizard Panel
  • NEW! Morphing - Transform your shapes
  • NEW! Filter and Blend Effects - Blur and glow while you blend shapes and more
  • NEW! Improved Workflow - Advanced Find/Replace, New Script features, Paste options
System Requirements

IBM or compatible Pentium/AMD processor (900 MHz or greater), 512 MB RAM or greater. 1024 x 768, 16-bit display (32-bit recommended)

Windows 2000 SP (Service Pack) 4+
Windows XP SP2+ x32 and x64 Editions
Windows Vista all SP x32 and x64 Editions
Windows 7 x32 and x64 Editions

NOTE: SWiSH Max4 requires the latest Adobe Flash Player installed on your system for internal preview.
Sebelum download klik disini
Password : inoid